
Review BERANAK DALAM KUBUR THE MOVIE
- Indonesia

Mengomentari film yang satu ini langsung saya samakan dengan HANTU JERUK PURUT. Alasan saya mengatakan demikian karena semua aspek yang terjadi disini sangat terasa Hantu Jeruk Purut.
Pertama: Lokasi pemakaman Jasmine menggunakan setting yang sama dengan pemakaman hantu jeruk purut, termasuk lokasi rumah sakit dan kampung tempat tinggal Ibunya Jasmine.
Kedua: Musik yang menghiasi keseluruhan film sangat terasa Hantu Jeruk Purut, mulai dari musik latar, sampai efek efek visual saat kemunculan hantunya.
Ketiga: Sosok hantunya jelas sekali menjiplak hantu wanita dalam film Hantu Jeruk Purut
Keempat: Yang sangat kentara sekali yaitu teknik penyutradaraan yang sangat Koya Pagayo banget... mulai dari pengambilan gambar sampai pemunculan hantu hantunya.
Namun bila dibandingkan dengan Hantu Jeruk Purut, Beranak Dalam Kubur sangat jauh dari kata sepadan... ceritanya yang hanya terfokus pada teror 5 anak kuliah jurusan kedokteran sangat jauh dari konsep Beranak Dalam Kubur itu sendiri....
Kalau bicara masalah akting... semuanya bermain masih sangat seadanya... tapi karakternya lumayan aneh loh. Cenderung sangat kuat. Misalnya Kayla, yang jatuh dari lantai dua rumahnya yang langsung mengeluarkan banyak darah masih tetep bertahan hidup sampai kuat mangendarai mobil sendiri. Juga Titas yang masih hidup walau jatuh dan berguling ditangga yang lumayan panjang.
Julia Peres tampil kurang memukau karena hanya diberi kesempatan sebentar... sosok hantunypun bisa dipastikan bukan Julia Peres.