Review MISSION IMPOSSIBLE 3

MISSION IMPOSSIBLE 3

    • Release Date
    • :
    • 05 May 2006 (Intl.)
      03 May 2006 (Ind.)
    • Sutradara
    • :
    • J.J. Abrams
    • Pemain
    • :
    • Tom Cruise, Ving Rhames, Laurence Fishburne, Keri Russell, Jonathan Rhys Meyers, Michelle Monaghan, Philip Seymour Hoffman, Billy Crudup, Maggie Q, Sasha Alexander, Simon Pegg
    • Naskah
    • :
    • Frank Darabont, Dean Georgaris
    • Reviewer
    • :
    • Jose
    • Review Date
    • :
    • 04 May 2006
    • Duration
    • :
    • 126 min.
  1. Indonesia

The Story
Ethan Hunt, seorang agen handal dari IMF kini memutuskan untuk meninggalkan tugas lapangan dan lebih memilih menjadi seorang pelatih bagi para agen baru. Hal ini dipilih Ethan karena ia ingin lebih memperhatikan isterinya, Julia, yang tak mengetahui pekerjaan sebenarnya dari sang suami. Namun, suatu hari, Musgrave, atasan Ethan, meminta bantuannya untuk menyelamatkan seorang agen IMF yang ditawan oleh seorang gembong kriminal berbahaya bernama Owen Davian. Sang agen itu adalah Lindsey, yang tak lain adalah salah seorang murid Ethan. Maka, Ethan pun segera memimpin tim penyelamatan ini yang terdiri dari Luther Stickell, Zhen Lai, dan Declan. Sayangnya, walaupun Lindsey sempat diselamatkan namun nyawanya tak tertolong lagi. Ada dugaan, misi Lindsey berkaitan dengan sebuah benda bernama Rabbit`s Foot yang tengah diincar oleh Davian, maka untuk mengetahui apa sebenarnya benda ini, Ethan melakukan misi rahasia bersama timnya untuk menculik Davian. Hal ini tentu saja sempat membuat geram direktur IMF, Brassel, yang tak mengetahui soal misi ini. Toh, kendati Ethan dkk berhasil menculik Davian, di tengah perjalanan mereka diserbu oleh sekelompok pasukan bersenjata lengkap. Davian pun berhasil buron, dan kini ia menyandera Julia, isteri Ethan, sebagai jaminan agar Ethan menyerahkan Rabbit`s Foot padanya. Maka, kini Ethan harus berupaya menyelamatkan isterinya serta mengungkap apakah sebenarnya Rabbit`s Foot itu, sementara itu diam-diam justru ada seorang pengkhianat di kubu IMF, siapakah si pengkhianat itu?


THE NEXT MISSION BEGINS
Mungkin Bruce Geller, selaku kreator serial teve Mission:Impossible, tak pernah mengira serial tevenya tersebut akan menjadi sebuah film layar lebar yang sukses. Kini, Tom Cruise dan Paula Wagner, selaku produser Mission:Impossible versi layar lebar, menghadirkan jilid terbaru dari petualangan agen tangguh Ethan Hunt. Selain Cruise yang kembali memerankan Ethan Hunt, adapula Ving Rhames (Undisputed) yang muncul kembali memerankan Luther Stickell. Anggota tim Hunt lainnya, yaitu Declan dan Zhen Lai diperankan oleh Jonathan Rhys-Meyers (Match Point) dan Maggie Q (Naked Weapon), sementara atasan Hunt, Musgrave oleh Billy Crudup (Sleepers) sedangkan direktur IMF, Brassel, diperankan oleh Laurence Fishburne (The Matrix Trilogy). Isteri Hunt, Julia, diperankan oleh Michelle Monaghan (Mr. & Mrs.Smith), sedangkan si agen malang, Lindsey, oleh Keri Russell (serial teve Felicity). Tokoh antagonis, Owen Davian, diperankan oleh aktor Philip Seymour Hoffman, yang baru saja mendapatkan Oscar untuk kategori aktor terbaik lewat Capote. Hoffman cukup bagus memerankan tokoh seorang kriminal yang dingin dan melakukan segala cara demi menuntaskan ambisi jahatnya.

Kalau film pertama disutradarai oleh Brian DePalma, kemudian jilid kedua oleh John Woo, maka kini giliran JJ Abrahms, kreator serial teve sukses, seperti Felicity, Alias, dan Lost, yang membesut film ketiga ini. Abrahms terpilih setelah Cruise menyaksikan serial teve Alias dan tertarik dengan gaya penggarapan Abrahms dalam serial tersebut. Maka, tak salah dalam M:I-iii, terasa sekali ada sentuhan ala Alias yang ditampilkan oleh Abrahms. Selain itu, kerjasama tim cukup baik ditampilkan dalam film ini. Semangat kerjasama tim ini, sedikit memupuskan kesan bahwa film ini adalah sebuah film one man action, namun memang kendati begitu tetap saja terasa bahwa peran Ethan Hunt dalam film ini cukup menonjol. Adegan-adegan yang agak `impossible` tentu saja tetap ditampilkan di jilid ketiga ini, walaupun yah masih bisa diterima oleh akal sehat, sementara itu ilustrasi musik yang ditampilkan Michael Giacchino cukup baik dan tak kalah dengan musik yang sempat ditata oleh Danny Elfman dan Hans Zimmer dalam film pertama dan kedua.

Secara keseluruhan, sebagai sebuah film pembuka di musim panas ini, M:I-iii tidak mengecewakan. Gaya penggarapan Abrahms yang pas serta tentu saja adanya unsur-unsur humanis yang ditampilkan dalam tokoh Ethan Hunt pada jilid ketiga ini, memberi warna tersendiri bagi cerita film ini, selain itu semangat kerjasama tim pun cukup baik ditampilkan oleh Abrahms. Kini, kita tinggal melihat akankah film ini meraih kesuksesan yang sama seperti yang diraih oleh dua film terdahulunya.


 
 

© 2005-2010 Exodiac.com All Rights Reserved.

Photos & certain artwork used on Exodiac are copyright protected and are the property of their respective owners.
Studio logos & other trademarks used herein are the property of their respective owners.