LEGENDA SUNDEL BOLONG


LEGENDA SUNDEL BOLONG

    • Release Date
    • :
    • 17 Oct 2007 (Ind.)
    • Sutradara
    • :
    • Hanung Bramantyo
    • Pemain
    • :
    • Baim, Tio Pakusadewo, Jian Batari, Uli Auliani
    • Naskah
    • :
    • Erik Tiwa, Hanung Bramantyo
    • Website
    • :
    • -
    • Duration
    • :
    • 91 min.
    • MPAA
    • :
    • -
    • Rotten Meter
    • :
    • -
    • Audience Meter
    • :
    • -
    • Movie Critics
    • :
    • -
    • Exodiac Ratings
    • :
    • -
    • Movie Fans
    • :
    • -
    • Want To See
    • :
    • -
Imah memutuskan berhenti menjadi penari ronggeng dan Sarpa bekerja kepada Danapati (Tio Pakusadewo), sebagai buruh pemetik teh. Sejak awal kepindahannya mereka sudah tidak disukai oleh warga setempat, karena seorang penari ronggeng dianggap wanita penggoda lelaki.

Danapati melakukan apa saja untuk mendapatkannya Imah, termasuk mengutus Sarpa untuk mengambil bibit teh di daerah Sumatera. Danapati pada suatu kesempatan berhasil memperkosa Imah. Saat Sarpa kembali dari perjalanannya, Imah berusaha menutupi kejadiaan yang menimpanya.

Sindangsari mengalami situasi yang sama dengan Banjar, banyak terjadi pembunuhan dengan luka di punggung mayat yang sudah bolong. Warga Sindangsari menjadi resah hingga menimbulkan saling curiga diantara mereka. Sementara warga mencari si pelaku, teror hantu Sundel Bolong muncul dan membuat situasi semakin menegangkan.

Akankah Sarpa mengetahui kejadian yang telah menimpa Imah? Apakah hubungan hantu Sundel Bolong dengan pembunuhan di desa? Apa yang sebenarnya terjadi dibalik legenda sundel Bolong?
In a small village in Central Java, many unexplainable things have been happening. Villagers have disappeared suddenly, and then found dead.

Imah (Jian Batari), a traditional dancer falls in love with Sarpa (Baim). After marriage, they decided to move to another village to start a new life and away from the terror.

Imah stopped her dancing career and Sarpa gets a job working for Danapati (Tio Pakusadewo), as a plantation worker. Their move to the new village has upset the locals since they consider Imah a cheap dancer who has no moral.

Danapati goes after Imah and does everything to have her, including sends Sarpa to another town for some work. Danapati forcefully rapes her repeatedly. When Sarpa comes back home, Imah tries to cover up everything that has happened to her.

Imah’s new village goes through the same happenings as her old village and even worst. A lot of people are found dead with a hole in their back. The locals start getting tensed and blame each other for the killings. While trying to find the killer, the ghost “Sundel Bolong” (the ghost with the hole) appears and creates terror in the village.

Will Sarpa ever find out what happened to Imah? What is the connection with the ghost and the killings? What actually happens with the legend of Sundel Bolong (the ghost with the hole)?
  • HarisSungguh "luar biasa"! Dalam dua minggu berturut-turut Hanung Bramantyo merilis dua filmnya, setelah seminggu sebelumnya ada 'Get Married', maka diberikutnya hadir 'Legenda Sundel Bolong'. Saya kurang tahu ini mengindikasikan apa, over-kreatif atau kejar setoran? 'Legenda Sundel Bolong' adalah karya horor kedua dari Hanung, setelah 'Lentera Merah' (2006). Sama halnya dengan film tersebut, maka kali ini film horor ini pun berunsur politis. Hanya saja ...
  • ChiroSedikit intermezo: Saya yakin seyakin-yakinnya, buat orang yang otaknya waras, pasti langsung malingin muka ato minimal istigfar waktu
    ngeliat poster film berjudul "Legenda Sundel Bolong". Bukan lantaran takut atopun ngeri, tapi lebih kepada "Ya Oloh Gusti..ternyata industri film kita sudah kena kiamat sugro.." Gua termasuk orang yang menyayangkan "parade horor" di waktu Lebaran ini. Gimana enggak, hari raya yang mestinya dipenuhi tontonan yang me ...

Tertarik memberi komentar film ini? Anda harus login / register terlebih dahulu.

 
 

© 2005-2014 Exodiac.com All Rights Reserved.

Photos & certain artwork used on Exodiac are copyright protected and are the property of their respective owners.
Studio logos & other trademarks used herein are the property of their respective owners.