LASKAR PEMIMPI


LASKAR PEMIMPI

    • Release Date
    • :
    • 30 Sep 2010 (Ind.)
    • Sutradara
    • :
    • Monty Tiwa
    • Pemain
    • :
    • Project Pop, Dwi Sasono, Shanty, Gading Marten, T Rifnu Wikana, Masayu Anastasia, Marcell Siahaan, Candil
    • Naskah
    • :
    • Eric Tiwa, Monty Tiwa
    • Website
    • :
    • -
    • Duration
    • :
    • -
    • MPAA
    • :
    • -
    • Rotten Meter
    • :
    • -
    • Audience Meter
    • :
    • -
    • Movie Critics
    • :
    • -
    • Exodiac Ratings
    • :
    • -
    • Movie Fans
    • :
    • -
    • Want To See
    • :
    • -
Setelah berkarya 14 tahun berkarya di dunia hiburan, kini Project Pop membuat film musical yang pertama. Berkisah tentang Agresi Militer Belanda II di bulan Desember 1948 yang membuat Sri Mulyani (Tika Project Pop) harus terbuang dari kampung halamannya di Maguwo, Jawa Tengah. Sri yang lugu mengembara sampai ke wilayah Panjen dan bertemu dengan pasukan gerilya Indonesia pimpinan Kapten Hadi Sugito (Gading Marten) yang sedang membuka pendaftaran anggota baru.

Bersama Sri hari itu, Udjo, putra seorang ningrat yang mendaftarkan diri karena diperdaya Wiwid (Shanty) gadis pujaan hatinya. Selain itu,  ada Ahok (Odie Project Pop) dan Tumino (Gugum Project Pop), pemuda desa dari wilayah sekitar Panjen. Mereka kemudian bergabung dengan Toar (Yosi Project Pop) pemuda rabun yang sudah lebih dulu menjadi gerilyawan, Kopral Jono (Dwi Sasono) yang sering diturunkan pangkatnya, dan Letnan Bowo (T. Rifnu Wikana) tangan kanan Kapten Hadi Sugito.

Sebelum Sri dan teman-temannya mendapat bekal bertempur yang memadai, pasukan KNIL di bawah pimpinan Letnan Kuyt sudah menyerang basis mereka, desa Panjen. Letnan Kuyt menculik Wiwid dan adiknya, Yayuk (Masayu Anastasia) hingga menimbulkan kemarahan Kopral Jono dan anggota baru gerilyawan Panjen.

Di bawah pimpinan Kopral Jono, laskar yang minim pengalaman itu nekad kabur dari markas untuk membebaskan teman-teman mereka. Dengan hanya mengandalkan keterangan dari Once (Oon Project Pop) tentara KNIL yang mereka tawan, dan laskar mbalelo itu menyerbu markas Letnan Kuyt. Akibatnya, mereka malah terdesak lalu ikut ditawan. Untunglah Letnan Bowo dengan pasukan Panjen lainnya menyusul dan membebaskan mereka.

Ulah Kopral Jono dan anak buahnya itu membuat Kapten Hadi murka. Mereka dipecat dengan tidak terhormat. Hal ini membuat mereka tidak diikutsertakan dalam serangan besar ke Yogya tanggal 1 Maret 1949 yang dipimpin Letkol Soeharto. Tapi, semangat bertempur Kopral Jono dan para laskar terbuang itu tidak surut. Diam-diam mereka bergerak sendiri mencegat pasukan bantuan Belanda dalam suatu misi nekad, mereka dikenal sebagai pasukan elite oleh pasukan Siliwangi, dan turut mencatatkan sejarah sebagai pahlawan ugal-ugalan yang terlupakan.
After working 14 years working in the entertainment world, is now making a movie musical Pop Project first. Tells the story of the Dutch Military Aggression II in December 1948 that made Sri Mulyani (Tika Project Pop) must be cast out of his home in Maguwo, Central Java. Sri innocent Panjen wander down to the area and met with Indonesian guerrilla leader Capt. Hadi Sugito (Gading Marten) is open for registration of new members.

Together Sri day, Udjo, the son of an aristocrat who enroll as deluded Wiwid (Shanty) girl her idol. In addition, there Ahok (Odie Project Pop) and Tumino (Gugum Project Pop), the village youths from the area around Panjen. They were later joined by Toar (Yosi Project Pop) myopic youth who had already become militants, Cpl Jono (Dwi Sasono) are often demoted, and Lieutenant Bowo (T. Rifnu Wikana) Captain Hadi Sugito right hand.

Before Sri and his friends fight gets adequate supplies, troops under the command of KNIL Lieutenant Kuyt had attacked their base, Panjen village. Lieutenant Kuyt Wiwid kidnapped and her brother, Yayuk (Masayu Anastasia) to cause anger Cpl Jono and new members insurgents Panjen.

Under Cpl Jono, inexperienced soldier who was desperate to escape from the headquarters to free their friends . By simply relying on information from Once (Oon Project Pop) KNIL their captive, and paramilitary troops stormed the headquarters of Lieutenant mbalelo Kuyt. Consequently, they even pressed and joined captivity. Fortunately Lieutenant Bowo with other Panjen troops followed and release them.

Tantrum Cpl Jono and his men was made Captain Hadi wrath. They fired a dishonorable. This makes them not participate in the attack to Yogyakarta on March 1, 1949 led by Lieutenant Colonel Suharto. But the fighting spirit of the army Cpl Jono and wasted is not receding. Silently they move themselves to intercept the Dutch reinforcements in a daring mission, they are known as the elite troops Siliwangi forces, and also recorded history as heroes inconsiderate forgotten.

Translated by Bing
 
 

2005-2014 Exodiac.com All Rights Reserved.

Photos & certain artwork used on Exodiac are copyright protected and are the property of their respective owners.
Studio logos & other trademarks used herein are the property of their respective owners.